<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Official Site of Forum Lingkar Pena Jawa Timur</title>
	<atom:link href="http://flpjatim.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://flpjatim.wordpress.com</link>
	<description>Ngumpule Penulis Jatim</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Sep 2011 04:55:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='flpjatim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>The Official Site of Forum Lingkar Pena Jawa Timur</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://flpjatim.wordpress.com/osd.xml" title="The Official Site of Forum Lingkar Pena Jawa Timur" />
	<atom:link rel='hub' href='http://flpjatim.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Prasasti 40 Warsa</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/prasasti-40-warsa/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/prasasti-40-warsa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 04:55:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Bahtiar HS.]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Prasasti 40 Warsa Oleh: Bahtiar HS. &#160; Tapal batas 40 warsa tlah terlewat, Dan batas perjalanan hidup itu kian terasa dekat, Sementara aku masih termangu di sini, Mencari-Mu, Gusti, Mengetuk Pintu-Mu bertubi, Ijinkan aku masuk atas ridho-Mu, Melalui perut seekor burung hijau, Yang bertengger di bawah ‘Arsy-Mu, Lalu Engkau ‘kan bertanya, “Apa yang kau butuhkan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=62&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Prasasti 40 Warsa</p>
<p style="text-align:center;">Oleh: Bahtiar HS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/40.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-63" title="40" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/40.jpg?w=519" alt=""   /></a>Tapal batas 40 warsa tlah terlewat,</p>
<p>Dan batas perjalanan hidup itu kian terasa dekat,</p>
<p>Sementara aku masih termangu di sini,</p>
<p>Mencari-Mu, Gusti,</p>
<p>Mengetuk Pintu-Mu bertubi,</p>
<p>Ijinkan aku masuk atas ridho-Mu,</p>
<p>Melalui perut seekor burung hijau,</p>
<p>Yang bertengger di bawah ‘Arsy-Mu,</p>
<p>Lalu Engkau ‘kan bertanya,</p>
<p>“Apa yang kau butuhkan, hamba-Ku?”</p>
<p>Lalu aku ‘kan menjawab,</p>
<p>“Aku tidak perlu apa-apa lagi, Rabbi!”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Surabaya, 30 Mei 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=62&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/prasasti-40-warsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/40.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">40</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Diganti Sama Persis</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/56/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/56/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 04:32:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Bahtiar HS.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[ Yang Diganti Sama Persis Oleh: Bahtiar HS.Saya masih ingat betul hari dan tanggal kejadian ini. Sabtu, 14 Mei 2011. Mobil yang hendak kami sewa itu, sesuai kesepakatan, telah diantarkan ke rumah sebelum jam enam pagi. Sebuah Xenia tipe Li Deluxe VVT-i 1000cc, warna silver dengan tulisan “Deluxe” putih di atas dasar hitam di pintu samping. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=56&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"> Yang Diganti Sama Persis</p>
<p style="text-align:center;">Oleh: Bahtiar HS.<img src="http://external.ak.fbcdn.net/safe_image.php?d=AQCLNHJPvfGUlXDt&amp;url=http%3A%2F%2Fwarungmobil.com%2Fimages%2Fmobil%2F4250_daihatsu_xenia-li-deluxe_2011.jpg" alt="" />Saya masih ingat betul hari dan tanggal kejadian ini. Sabtu, 14 Mei 2011.</p>
<p>Mobil yang hendak kami sewa itu, sesuai kesepakatan, telah diantarkan ke rumah sebelum jam enam pagi. Sebuah Xenia tipe Li Deluxe VVT-i 1000cc, warna silver dengan tulisan “Deluxe” putih di atas dasar hitam di pintu samping. Masih terbilang baru saya rasa.</p>
<p><span id="more-56"></span>“Apakah ini yang diminta?” kata saya sambil mengangsurkan <em>copy</em> sertifikat rumah kepada anak muda yang mengantar mobil itu. Kertas itu merupakan bagian dari kelengkapan dokumen sewa-menyewa yang diminta; hal yang membuat saya tiba-tiba merasa seperti dicurigai hendak membawa lari mobil itu ke ujung dunia.</p>
<p>Anak muda itu sejenak memeriksanya. Ia membolak-balik halaman demi halaman seperti ingin mencari sebuah nama di antara ribuan kata. Akhirnya ia tersenyum. “Ya, ini yang kita perlukan, Pak?”</p>
<p>Saya merasa lega. Setidaknya acara membongkar dua lemari sepagi tadi bersama ibunya anak-anak untuk mencari kertas ‘berharga’ itu tidak sia-sia. “Sudah cukup, kan?”</p>
<p>“Kurang KTP, Pak. KTP asli.”</p>
<p>“Lho, Mas ini gimana? Kalau KTP asli Anda ambil, lalu saya pegang apa selama perjalanan?” <em>Sewa mobil tidak masuk akal!</em></p>
<p>“Oh, kalau gitu, SIM C asli saja, Pak. Punya, kan?”</p>
<p>“Kenapa sih harus menyerahkan KTP atau SIM asli segala? Bahkan nanti sepeda motor saya dibawa juga, ya?”</p>
<p>Anak muda itu tersenyum ramah. “Begitulah persyaratannya, Pak. Di mana-mana juga sama.”</p>
<p>Kalau SIM C sih tak masalah. Saya lalu membuka dompet dan mengeluarkan SIM C itu. “Sudah tidak ada yang lain lagi, kan?”</p>
<p>Sejenak anak muda itu mengingat-ingat. “Oh, ya? KK asli, Pak!”</p>
<p>“KK asli? Buat apa, Mas? Kan sudah kita kasih fotokopinya semalam bersama fotokopi KTP dan pembayaran PBB terakhir?”</p>
<p>“Ya, tapi manajemen minta KK yang asli, Pak.”</p>
<p>Kali ini saya mulai agak dongkol. <em>Ribet banget sih urusan menyewa mobil ini?</em> Ibunya anak-anak yang sedang mempersiapkan dua buah tas besar berisi baju perjalanan sekeluarga ke Ponorogo pun tampak kaget.</p>
<p>“Lho kan sudah dikasih fotokopinya?” tanyanya penuh keheranan. “Buat apa sih minta yang asli? KK asli pasti ada di rumah ini. Tapi ya harus <em>nyari</em> dulu.”</p>
<p>Dibantu istri, saya lalu membongkar tumpukan dokumen di lemari kamar depan. Satu persatu kami buka dan periksa. Seingat saya dokumen itu baru saja dipakai istri saya untuk suatu keperluan. Tetapi begitulah dokumen: ia tak ada justru ketika dibutuhkan!</p>
<p>Lima menit berlalu. Kertas sialan itu belum juga saya temukan. Dua tas besar masih kedodoran belum selesai dipersiapkan. Anak-anak minta sarapan. Adik Arzaq yang baru lahir belum genap sebulan sedang bersiap dimandikan ibunya. Sementara Luluk, adik saya, sedang membantu menangani anak-anak ini itu. Saya sendiri masih <em>sarungan</em> sejak habis Shubuh tadi.</p>
<p>Akhirnya istri lebih dulu tak tahan (darah Sampang-Bangkalan mengalir dalam tubuhnya, kalau-kalau itu ada hubungannya!) Ia keluar menemui anak muda itu. Saya mengikuti di belakangnya. Meski istri bilang saya suami yang sabar, tapi sesungguhnya saya pun dongkol juga sejak tadi.</p>
<p>“Mas! Nggak bisakah tanpa KK yang asli?” teriakan istri saya memecah pagi yang seharusnya ceria itu. “Kan sudah ada fotokopinya? Kenapa kemarin malam nggak sekalian diminta? KK asli itu ada di rumah ini, tapi ya perlu waktu untuk mencarinya. Saya belum nyiapkan anak-anak segala! Ngrepoti saja!”</p>
<p>Si anak muda masih dengan tersenyum menjawab. “Ya, begitulah persyaratannya, Ibu. Saya hanya menjalankan perintah dari kantor.”</p>
<p>Adik saya menimpali. Dialah yang menyewa mobil dari perusahaan anak muda itu. Langganan kantornya. “Mas, kalau repot gitu, udah ganti saja penyewanya kantor saya seperti biasa. Jadi nggak perlu dokumen apa-apa dari Mas Bahtiar, kan? Kan sudah jadi langganan!”</p>
<p>“Tapi sewa mobil ini sudah atas nama Pak Bahtiar, Bu. Jadi, kalau ingin mengubah, Ibu mesti menghubungi kantor saya.”</p>
<p>“OK, saya hubungi Bu KTN pimpinan Anda!”</p>
<p>Adik saya lalu mengeluarkan HP dan memencet sebuah nomor. Lima detik. Sepuluh detik. Tak ada tanda-tanda panggilannya diterima. “Kok HP Bu KTN gak bisa dihubungi, sih?” Akhirnya dia menulis SMS<em>complain</em>.</p>
<p>“Mas,” saya berusaha melunak. “Kenapa sih pakai yang asli segala? Tujuan menyerahkan KK asli apa sih? Kan sudah ada <em>copy</em> sertifikat rumah, SIM C asli, bahkan sepeda motor saya Anda bawa juga? Apa nggak cukup?”</p>
<p>“Ya, apa Mas nggak percaya dengan kami? Apa kami dikira mau melarikan mobil ini?” semprot istri saya.</p>
<p>“Tapi memang demikianlah persyaratannya, Pak. Saya tak bisa menyerahkan mobil itu kalau persyaratannya kurang. Karena penyewaan Bapak kosongan tanpa sopir.”</p>
<p>“OK. Kalau memang nggak bisa, saya batalkan saja sewa mobilnya!” kata saya mengakhiri ‘perang’ ini.</p>
<p>Dengan bersungut-sungut, anak muda itu menjawab, “Ya, nggak apa-apa jika Bapak membatalkan penyewaan mobil ini. Saya akan bawa balik ke kantor.”</p>
<p>“Ya, gitu saja. Saya akan cari alternatif yang lain!”</p>
<p>Anak muda itu pun mengembalikan dokumen dan <em>ngeloyor</em> pergi. Ia sempat mengangkat HP ketika ada panggilan. Kelihatannya dari pimpinannya yang gagal dihubungi adik saya. Tetapi sejenak kemudian dia tetap masuk ke dalam mobil.</p>
<p>Xenia itu pun lalu pergi meninggalkan tempat parkir depan rumah.</p>
<p>***</p>
<p>Saya lekas berganti celana panjang dan menjalankan sepeda motor. Nggak lucu jika acara ke Ponorogo batal <em>hanya</em> karena tidak ada mobil. Anak-anak sudah siap. Di kepala mereka sudah terbayang akan bertemu dengan mbah, paklik, bulik, dan saudara-saudara lainnya (keponakan saya) di kota reog itu. Azril bahkan sudah membicarakan <em>game</em> apa saja yang akan ia mainkan di komputer buliknya di Ponorogo. Saya tak ingin membuat mereka kecewa.</p>
<p>Persewaan mobil di jalan besar dekat rumah adalah tujuan saya. Sudah kenal sebelumnya mungkin akan mempermudah urusan sewa-menyewa ini. Tapi saya sangsi akan mendapatkan “harga langganan”, karena belum pernah sekali pun menyewa mobil di tempat itu. Persetan dengan biaya sewa! Yang penting mendapatkan mobil meski dengan harga lebih tinggi daripada membuat anak-anak kecewa. Satu juta rupiah lalu terbayang di pelupuk mata saya.</p>
<p>Tiba di sana, persewaan mobil itu ternyata masih tertutup rapat. Terlalu pagi, memang. Belum genap jam tujuh. Saya mendadak lemas.</p>
<p>Sebenarnya pada hari Jumat kemarin saya sudah memutuskan untuk pergi sendiri ke Ponorogo naik bis umum. Tidak enak memang, karena acara di sana adalah pernikahan adik bungsu saya. Seharusnya saya datang <em>full team</em> dengan keluarga. Tetapi apa mau dikata, saya sudah berusaha pinjam mobil dua orang teman. Namun, dua-duanya sedang dipakai. Saya maklum. Ada <em>harpitnas</em> tanggal 16 Mei, karena Selasa, 17 Mei libur nasional (Waisak). Pasti mereka punya acara keluarga masing-masing. Membawa 7 anak kecil-kecil naik bis umum pastilah akan merepotkan baik secara fisik maupun psikis; terutama mendengar omongan orang. Daripada menyewa mobil pribadi 4 hari menghabiskan lebih dari 800 ribu rupiah — di luar bensin dan tetek-bengek lain, lebih baik uang itu dihemat.</p>
<p>Saya sudah memutuskan hal itu dan memberitahu keluarga Ponorogo. Tetapi Luluk, adik saya, bersikeras semua sebaiknya datang. Ini acara keluarga. Ia berjanji menyewakan mobil. Saya yang akan pegang setir. Maka demikianlah hingga kejadian tak mengenakkan pagi ini terjadi.</p>
<p>Di pinggir jalan ini saya memutar otak. Saya tak boleh pulang ke rumah dengan tangan kosong. Mengingat-ingat kembali siapa teman yang bisa direpoti, saya akhirnya mendapatkan satu nama. Mas SB. Lalu saya mencoba menghubunginya.</p>
<p>Ia sedang ada acara di sekolah anaknya. Lalu saya utarakan maksud saya untuk meminjam mobilnya, jika tidak dipakai. Tanpa berpikir panjang, Mas SB mempersilakan.</p>
<p>“Empat hari lho Mas? Bisa?” tanya saya.</p>
<p>“<em>Monggo</em> dipakai saja. Saya tak ada acara. Semoga perjalanannya menyenangkan bersama keluarga,” jawabnya melalui SMS.</p>
<p><em>Alhamdulillah</em>. Saya mengucap syukur tiada habis. Cepat-cepat saya pulang. Jangan sampai adik saya berhasil melobi persewaan itu dan membuat Xenia itu kembali ke rumah.</p>
<p>Ketika sampai di rumah, istri saya laporan. “Ini KK aslinya sudah ketemu!” katanya dengan nada kesal. Rupanya ia masih tetap mencari kertas sialan itu. Karena itulah syarat kami dapat mobil sewaan.</p>
<p>“Wis, batalkan sewa mobil dengan Bu KTN! Aku sudah dapat pinjaman!” seru saya.</p>
<p>“Ini, Bu KTN nanya jadi nggak nyewanya! Aku baru saja berhasil kontak,” kata adik saya. “Katanya, kalau nggak jadi, sudah ada yang mau menyewa.”</p>
<p>Terang saja. Jika disewa adik saya, per hari dikenakan 175 ribu rupiah. Harga langganan (tanpa sopir). Kalau penyewa biasa bisa kena 250-300 ribu rupiah. Apalagi kami rencananya menyewa selama 4 hari. Selisihnya banyak!</p>
<p><em>Dasar kapitalis!</em></p>
<p>“Sudah! Batalkan saja! Katakan kita sudah punya gantinya!” seru saya.</p>
<p>“Ya, mau ku-SMS kalau kita batal menyewa. Sekalian aku katakan, setelah ini kantorku tak akan berlangganan lagi sewa mobil kepadanya. Pelayanannya tidak memuaskan! Ribet! Dikiranya aku tidak bisa cari yang lain!” kata adik saya menahan kesal.</p>
<p>***</p>
<p>Demikianlah akhirnya saya mendapatkan pinjaman mobil dari Mas SB. Mobilnya juga jenis Xenia tipe Li Deluxe VVT-i 1000cc warna silver dengan tulisan “Deluxe” putih di atas dasar hitam yang tertera di pintu samping. Sama persis dengan Xenia sewaan yang dikirim ke rumah tadi pagi! Bedanya, mobil Mas SB bahkan plastik pembungkus jok tempat duduknya belum dibersihkan! Masih menempel! <em>Subhanallah</em>!</p>
<p>Dalam perjalanan ke Ponorogo kemudian saya tak henti mengulang kejadian pagi ini dengan istri dan adik saya. Bagaimana Allah mengganti mobil sewa dengan mobil pinjaman dari teman tidak dengan “begitu saja”. Ada prosesnya. Perlu tarik-urat segala. Jika saja KK asli itu ketemu dengan mudahnya sebelum anak muda itu pergi. Jika saja persewaan mobil dekat rumah itu sudah buka sebelum jam 7 pagi. Jika saja teman saya, Mas SB, mobilnya sedang dipakai. Jika saja salah satu terjadi, maka kejadian yang “indah” ini tak akan terangkai. Kami jadi tak perlu lagi mengeluarkan uang sewa setidaknya 800 ribu rupiah. Kami bahkan mendapatkan ganti mobil yang sama persis, merk dan tipenya, bahkan lebih baru!</p>
<p>“Bu KTN bolak-balik menghubungi HP-ku. <em>Biarin aja!</em> Mungkin dia menyesal karena sewa mobilnya tak akan dipakai kantorku lagi,” kata adikku sembari tersenyum penuh kemenangan. “Dia rupanya selama ini tidak tahu kalau keputusan sewa mobil itu ada di tanganku.”</p>
<p>Kami ikut tersenyum. Lalu dalam sebuah kesempatan, saya berbisik pada istri. “Ini mungkin balasan dari transfer sampean kemarin.”</p>
<p>“Transfer apa?”</p>
<p>“Kemarin itu lho! Transfer sampean ke pondok pesantren yatim di Bali yang tengah dirintis temanmu itu!”</p>
<p>Istri saya tersenyum setelah mengingatnya kembali. <em>Shadaqah</em> tak seberapa belum genap 24 jam yang lalu, kini diganti-Nya dengan begitu berlipat-lipat. <em>Subhanallah! Walhamdulillah!</em></p>
<p><em>Wallahu a’lam.</em></p>
<p>***</p>
<p>Ket.</p>
<p>Gambar diambil dari http://warungmobil.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=56&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/56/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://external.ak.fbcdn.net/safe_image.php?d=AQCLNHJPvfGUlXDt&#038;url=http%3A%2F%2Fwarungmobil.com%2Fimages%2Fmobil%2F4250_daihatsu_xenia-li-deluxe_2011.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Siapakah Lutfi Hakim, ketua FLP Jawa Timur yang baru?</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/siapakah-lutfi-hakim-ketua-flp-jawa-timur-yang-baru/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/siapakah-lutfi-hakim-ketua-flp-jawa-timur-yang-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 04:03:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda FLP Wiayah]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Sinta Yudisia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah Lutfi Hakim, Ketua FLP Jawa timur yang baru oleh: Sinta Yudisia Saya mengenal Lutfi pertama kali di Muswil II FLP Jatim, Agustus 2008. Waktu itu kami belum begitu dekat karena baru pertama kali bertemu. Ia dipilih memimpin siding dan saya bertanya-tanya : siapa sosok imut, muda dan low profile di depan kami? Saya malaah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=53&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Siapakah Lutfi Hakim, Ketua FLP Jawa timur yang baru</p>
<p style="text-align:center;">oleh: Sinta Yudisia</p>
<p><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/adam-muhammad.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-54" title="adam muhammad" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/adam-muhammad.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a>Saya mengenal Lutfi pertama kali di Muswil II FLP Jatim, Agustus 2008. Waktu itu kami belum begitu dekat karena baru pertama kali bertemu. Ia dipilih memimpin siding dan saya bertanya-tanya : siapa sosok imut, muda dan low profile di depan kami? Saya malaah lebih dekat dengan ustadz Achmad Fathoni, salah seorang tokoh Tebuireng J yang juga berasal dri Jombang.</p>
<p>Segera saja kehadirannya menyita perhatian seluruh anggota sidang sebab pembawannya cool, kalem tapi <em>joke</em> nya mematikan!</p>
<p>Lutfi Hakim. Siapa dia?</p>
<p>Kalau anda diganggu oleh SMS online karya-karya FLP, berita dukcita, berita si X muncul di TV, si Y memunculkan karya baru dst lalu di belakangnya tertulis…Go FLP!, bisa dipastikan anda tengah menerima SMS dari Lutfi Hakim alias Adam Muhammad alias Jarwil FLP Pusat.</p>
<p>Anda mungkin akan bertanya : mana sih karya Lutfi kok dia terlpilih sebagai ketua Jatim?</p>
<p><span id="more-53"></span>Kalau anda mengikuti Upgrading Nasional FLP awal 2011 Februari lampau dan melihat bagaimana teman2 dari Sabang-Merauke berkumpul, salah satunya adalah sumbangsih jiwaraga Lutfi dalam menyebarkan info FLP &amp; UGN.</p>
<p>Lutfi seorang ayah dengan istri dan 2 anak.</p>
<p>Saya seringkali terharu melihat keluarga muda ini : mereka bersatu di UGN Kaliurang yg dingin, mereka bersama di Muswil III FLP Jatim di Surabaya. Lutfi seolah ingin menunjukkan pada dunia cintanya yg besar pada keluarga di sela-sela padatnya kesibukan, dan sang istri yg cantik rela menemani berpayah-payah (anda bisa bayangkan bgm ”mengelola” 2 pasukan kecil yg kreaatif?). Lutfi ingin menghadirkan pada kita semua, bahwa kecintaannya pada amanah dan tanggung jawab mungkin (dan pstinya) akan mengurangi wkatu bersama keluarga tercinta karenanya ia mencoba se optimal mungkin –jika masih bisa- untuk bersama keluargaa tercinta dengan mencuri-curi waktu.</p>
<p>Lutfi jenis orang yang tidak tegaan alias sensitif dan cepat bereaksi menghadapi tugas dakwah. Lutfi , insyaAllah orang yang amanah. Di tengah kesibukannya di Dept. Pertanian Jombang, mengurusi kegiatan2 dakwah yg lain, ia mendapatkan amanah sebagai ketua FLP Jawa Timur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Apa potensi FLP Jawa Timur?</strong></p>
<p>Allah SWT memberikan potensi luarbiasa pada FLP Jawa Timur. Nyaris semua ketua cabangnya adalah orang-orang handal di dunia literasi. Sidoarjo punya Lukman Hadi/Rafif Amir. Malang punya Zie, Mashdar Zainal, Flacheya, Faris Khoirul Anam, Rasyid Ridho. Surabaya punya Aferu Fajar. Jember punya Syahrizal Bakhtiar, Aulia Rahman. Blirat punya Gesang Sari. Magetan punya ustadz Syukur Mirhan. Jombang punya Lutfi yg lebih suka menulis non fiksi dan mb Ummi Kultsum yg berkali-kali menang lomba cerita anak (2x juara I Bobo) . Masih banyak lagi!</p>
<p>Teman-teman FLP Jawa Timur merasakan pentingnya ber organisasi dan perapihan struktur, karenanya mereka merasa sosok Lutfi Hakim kali ini insyaAllah akan lebih baik daripada sosok sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apa yang bisa dilakukan untuk Lutfi Hakim &amp; FLP Jawa Timur</p>
<p>Semalam saya tak bisa tidur dan membaca habis komik V for Vendetta karya Alam Moore dan David Lloyd. Sebuah kisah fiksi yang diangkat ke layar lebar dan dibintangi Natalie Portman. Sungguh, saya menonton V for Vendettaa berkali-kali dan selalu suka dengan sosok V, si pembalas.</p>
<p>Film itu begitu puitis, bermakna.</p>
<p>Film tentang penjara Larkhill tempat eksperimen berbahan baku manusia yg dilakukan secara biadab dan saat dunia yg berpusat di London dikuasai kelompok Finger – Jemari. Saat dunia kacau balau tanpa pemimpin, rakyt sepakat mengangkat kelompok Finger untuk menjalankan kekuasaan.</p>
<p>Kekuasaan yang kemudian membuat rakyat meringkuk ketakutan tanpa berani bernafas. Bertahun kemudian, saat Larkhill terbakar dan salah satu tokoh eksperimen manusia selamat, ia membalas dendam kepada semua yang terlibat dengan cara yang filosofis meski juga berbau darah. V brillian dan ia muncul di televisi.</p>
<p>”&#8230;.kalian bersalah, karena mengangkat pemimpin dan meninggalkannya. Kalianlah yang memilihnya dan membiarkan pemimpin itu membuat kalian bungkam tak berdaya.”</p>
<p>Kita telah memilih Lutfi.</p>
<p>Kita tak ingin Lutfi menjadi Prothero atau Delia dalam V for Vendetta, manusia dengan tabir kelam yang lama kelamaan tak punya naluri kemanusiaan. Jangan biarkan Lutfi memikul amanah sendiri. Membuat proposal sendiri, membuat stempel sendiri, menfotokopi, mengedarkan proposal, mencari uang, memikirkan FLP sendiri. Mungkin kita tak peduli, sebab kesibukan kita juga sudah terlalu padat.</p>
<p>Jika memang, tak ada waktu tersisa lagi, kirimkanlah SMS kepada Lutfi menanyakan bgm kabarnya. Kirimkanlah SMS nasehat dan doakan, semoga Lutfi baik-baik saja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=53&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/siapakah-lutfi-hakim-ketua-flp-jawa-timur-yang-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/adam-muhammad.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">adam muhammad</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Ramadhan : yang Unik, Mengesankan, Mengesalkan</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/catatan-ramadhan-yang-unik-mengesankan-mengesalkan/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/catatan-ramadhan-yang-unik-mengesankan-mengesalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 03:48:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Sinta Yudisia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Catatan Ramadhan : yang Unik, Mengesankan, Mengesalkan Oleh: Sinta Yudisia  Masih ingat ramadhan tahun lalu? Sebagian memory kita masih merekam apa-apa yang terjadi setahun silam, tetapi ada juga yang hilang dari ingatan. Saya pribadi masih ingat baju apa yang kami sekeluarga kenakan, sebab memang ada foto keluarga bersama saat menikmati hari raya di Tegal. Ramadhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=50&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;">Catatan Ramadhan : yang Unik, Mengesankan, Mengesalkan</h2>
<p style="text-align:center;">Oleh: Sinta Yudisia</p>
<p> Masih ingat ramadhan tahun lalu?</p>
<p><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/ramadhan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-51" title="ramadhan" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/ramadhan.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a>Sebagian memory kita masih merekam apa-apa yang terjadi setahun silam, tetapi ada juga yang hilang dari ingatan. Saya pribadi masih ingat baju apa yang kami sekeluarga kenakan, sebab memang ada foto keluarga bersama saat menikmati hari raya di Tegal. Ramadhan selalu meninggalkan jejak mengesankan dari waktu ke waktu. Sayang sekali, banyak harapn dan target-target tak tercapai sesuai harapan kita. Akankah tahun ini berlalu sama seperti waktu lampau?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Quran yang Hilang</strong></p>
<p>Ini bukan kata kiasan.</p>
<p>Saya suka membawa Quran kemana-mana : ke acara, ke kampus, ke lab.psikologi, dsb. Harapannya, saya bisa membaca Quran sewaktu ada jeda atau saat mengulang hafalan dan ada yang lupa, bisa membuka sesegera mungkin. Celakanya&#8230;.saya orang yang banyak lupa! Entah sudah berapa kali beli Quran. Warna coklat, hijau, abu-abu, merah, biru; yang tanpa terjemahan atau ada terjemahan; yang besar atau yang kecil.</p>
<p><span id="more-50"></span>Saya termasuk enggan pinjam-pinjam Quran.</p>
<p>Tidak enak membaca Quran yang bukan punya kita. Sebagus apapun milik orang, saya lebih suka membaca Quran milik sendiri meski sudah usang. Di Quran pribadi ada banyak jejak pribadi : bacaan Quran, hafalan Quran, ayat-ayat yang mengesankan, kisah Nabi, ayat ilmu pengetahuan. Pendek kata, Quran kita menyimpan kebutuhan kita. Sementara Quraan orang lain mungkin tidak sama dimana batas-batas halaman yang kita butuhkan.</p>
<p>Suatu ketika,</p>
<p>saya mengisi acara di Dolly pas Ramadhan. Seperti biasa bawa Quran warna abu-abu kesayangan. Quran itu sudah cukup jelek : warnanya kusan, risletingnya rusak, halaman-halamannya bergelombang gak karuan karena pernah basah kuyup kehujanan. Tapi &#8230;.saya suka sekali!</p>
<p>Malangnya,</p>
<p>saya seringkali ingat untuk bawa Quran kemanapun tapi saya bahkan lupa atau nyaris tidak mampu ingat&#8230;..dimana Quran itu saya taruh dan hilang ya?</p>
<p>Yah, begitulah. Quran Abu-abu itupun hilang, dan saya juga nggak tahu, tepatnya dimana hilangnya. Dengan sedih memang harus beli Quran baru dan memulai hidup baru.</p>
<p>Setahun kemudian,</p>
<p>saya diundang lagi mengisi acara di daerah Dolly, di tempat yang sama di bulan Ramadhan. Alangkah senangnya ketika “Pak Sandro” ex mucikari berkata,”</p>
<p>“Mbak Sinta..ini Quran mbak kan?”</p>
<p>Wow!</p>
<p>Ternyata beliau menyimpan baik-baik Quran saya. Saya sempat berharap semoga Quran saya betul2 hilang di Dolly lalu ditemukan para PSK sana. Semoga, mereka menemukan cinta Allah SWT di tengah samudra kehidupan yg ganas ini. Kalaupun Quran itu kembali&#8230;.Alhamdulillah juga.</p>
<p><strong>Sahur yang Terlewat</strong></p>
<p>Rasanya selalu saja ada hari-hari di antara Ramadhan yang kelewat sahurnya karena bablas. Biar bagaimnapun pasang alarm di beberapa HP, atau kerasnya suara adzan (ada 2 adzan kalau pas Ramadhan)&#8230;.biar masjid ada di depan rumah; kalau lagi teler berat, bablas ya bablas saja!</p>
<p>Namanya ibu rumah tangga, semuaaaa tergantung sama sang ibu.</p>
<p>Walau udzur gak sholat, tetap sayalah yang berkewajiban bangun dan membangunkan. Apalagi klau memang pas lagi puasa&#8230;.jangan harap da yang bangun lebih dahulu deh. Suami? Suami sigap memabntu di dapur, menyiapkan laukpauk atau membangunkan anak-anak. Tapi&#8230;jangan paksa ia bangun duluan! Selain capek, biasanya juga tidak sesensitif perempuan yang kalau sudah jam 02.30 atau 03.00 segera loncat melihat periuk nasi.</p>
<p>Gak sahur? Apa boleh buat.</p>
<p>Lapar? Gak terlalu.</p>
<p>Haus? Itu yang masyaAllah&#8230;betul-betul ujian. Mulut kering, leher kering, ludah sudah tidak mampu menawar dahaga. Apalagi, jarang sekali Ramadhan hujan. Kita sedang diperlihatkanNya sebagian irisan kecil Padang Mahsyar yang tandus, panas, membara.</p>
<p>Biasanya, kalau sudah lewat separuh Ramadhan dan anak-anak mulai tidak semangat sahur sementara mereka harus makan, saya paksakan diri dan suami untuk makan makanan cukup berat sebelum tidur. Entah roti, buah , susu. Syukur kalau anak2 yang sudah besar juga mau. Kalau besok mepet bangun, tinggal bilang,</p>
<p>”&#8230;.nggak papa ya hari ini gak usah sahur? Sudah mepet, 5 menit lagi adzan. Mending banyak minum, kan semalam sudah makan yang berat-berat.”</p>
<p>InsyaAllah gak akan mati, gak kekurangan gizi meski gak sahur sehari- dua hari. Masih banyak orang di luar sana yang benar2 gak sahur dan juga gak buka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tarawih Setor Muka</strong></p>
<p>Ramadhan memang <em>excited</em> sekali. Anak2 sudah membayangkaan ta’jil, tadarrus, tarawih, jalan –jalan shubuh, klontengan memabngunkan orang ”&#8230;.sahuuuuuur! Sahur!! Tek-tek-tek!”</p>
<p>Tapi namanya anak-anak.</p>
<p>Ibadah mereka masih senang-senang.</p>
<p>Putri terkecil kami , Nisrina, sudah lama ikut puasa penuh. Sekarang ia kelas 3 SD. Sejak TK, bahkan kalau kami puasa sunnah ia ikutan. Kadang selesai, kadang batal. Niatnya masih niat yang lucu : karena ketika bertemu sepupu2nya saat lebaran, akan bangga sekali jika bilang ”eh, aku puasa penuh lho&#8230;.!”</p>
<p>Puasa kuat. Sholat ke masjid kuat. Tadarrus di rumah kuat. Ta’jil kuat. Jalan-jalan Shubuh kuat. Satu yang ia suka tak tahan&#8230;jika ikut tarawih.</p>
<p>Awalnya, saya selalu mengambil shof terdepan. Ternyata bagi orangtua yang masih membawa anak kecil (meski SD dan masih dalam taraf belajar) lebih bik di belakang. Sebab tengah sholat Nis garus-garuk, goyang, meleng&#8230;ia sudah ngantuk berat. Alhasil saya nggak enak dengan ibu-ibu paruh baya yang tengah menikmati ibadah dengan khusyu. Biasanya ibu-ibu macam begini juga kurang suka bila ibadah terganggu. Sejak memutuskan untuk tidak ”mengganggu”, saya selalu di shof belakang yang memang ribut anak-anak.</p>
<p>”Nis ngantuk ya?” tanyaku.” Mau bobo di rumah?”</p>
<p>Ia menggeleng, meski matanya 5 watt.</p>
<p>Ia ikut jamaah isya, ikut 2 rakaat pertama &#8230;lalu biasanya tertidur di atas sajadah hingga selesai witir. Banyaknya nyamuk, rapatnya jamaah&#8230;seolah kenikmatan tersendiri memejamkan mata di tengah lautan manusia yang bermunajat sembari sayaup-syup mendengar khotbah tarawih.</p>
<p>Jadi, meski hanya setor muka sesaat di atas sajadah, Nis tampaknya lebih senang tertidur di antara jamaah tarawih di bandingkan di rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Hafalan Quran</strong></p>
<p>Karena sering kehilangan Quran, saya sadar, begitulah ruginya orang yang gak hafal Quran. Saya bayangkan andaikan, suatu saat tersesat di hutan selama sebulan, 6 bulan atau 1 tahun&#8230;ya sepanjang itu gak bakalbaca Quran. Beda dengan para ulama hafidz yang gak peduli jalan kaki, di atas unta, di atas kuda,di atas pesawat&#8230;terus aja baca Quran. Makanya gak heran para ulama bisa khatam lebih dri 5 atau 10 x dalam ramadhan!</p>
<p>Karena mata kita terpaksa membaca huruf dan itu juga mmebuat cepat ngantuk, jadilah baru membaca 2-3 lembar&#8230;.berat banget mata ini.</p>
<p>Begitulah, saya bertekad : pokoknya tahun depan harus nambah 2 atau 3 juz, biar pas ramadhan lebih banyak membaca quran di sela2 aktivitas. Nyatanya, target hafalan adalah target yang jauh dari terpenuhi.</p>
<p>Alhamdulillah&#8230;untuk tahun ini 1 juz al Baqarah sudah hafal (kurang 1 halaman lagi&#8230;semoga cepat, amiiin). Rasanya bahagia sekali bisa menambah 1 juz hafalan. Terbayang nanti, insyaAllah&#8230;.bisa membaca bab pertama Quran di mana saja. Semoga&#8230;bisa memenuhi target hafal 30 juz sebelum maut menjemput&#8230;amiiin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ayo Mandi!</strong></p>
<p>Apa yang paling membuat seorang ibu cerewet setengah mati?</p>
<p>Mandi.</p>
<p>Di pagi hari, bisa kering bibir saat hari-hari biasa menyuruh anak-anak mandi.</p>
<p>“Ayo, cepetan! Sudah jam 5! Eeeh, jam setengah enam masih pada ngobrol? Siapa giliran mandi?”</p>
<p>Pagi susah mandi, sore juga demikian.</p>
<p>Tapi, tenang saja kalau Ramadhan. Anak-anak bisa mandi 2-3 x tanpa disuruh! Pakai keramas segala. Yang biasanya anti air, paling ogah mandi (saya juga gak tau&#8230;.kenapa ya aktivitas mandi kok gak disukai anak-anak? Padahal mereka suka berenang XD); di ramadhan semua anak-anak bersih dan wangi, segar. Apalagi menjelang ta’jil harus bertemu banyak teman-teman. Malu juga kalau badan kucel dan mulut bau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Very, very, very sensitive!</strong></p>
<p>Yah, namanya lapar dan haus.</p>
<p>Orangtua mungkin bisa menahan emosi. Anak-anak?</p>
<p>Kesenggol sedikit bisa jadi perkara. Maka saya meminimalisasi terjadinya sekian banyak friksi.</p>
<p>”Ayo, yang pada tiduran dilantai, jangan tiduran dekat pintu tempat lewat orang. Ntar keinjak lho&#8230;”</p>
<p>Keinjak sedikit bisa jadi adu mulut kalau tidak saling menyenggol.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sediakan Kertas dan Pensil, juga Buku Cerita</strong></p>
<p>Kebetulan di Surabaya ada MMU (mizan media utama) distributor buku2 mizan dan lini2nya. Termasuk Takhta Awan, The Road to The Empire, dll. Di MMU Karah Agung, tersedia display buku-buku murah, mulai 3000 rupiah! Wah, belum lama saya hunting buku2 seperti trilogi Hiccup Horendeus Haddock , si penunggang naga. Banyak buku cerita anak2 dg harga murah yang bisa dipilih, sebagai alternatif mengisi waktu menjelang berbuka daripada melihat televisi.</p>
<p>Dan&#8230;.</p>
<p>sediakan 1 rim kertas. Kebetulan anak-anak suka menggambar,  mereka bisa berjam2 menggambar.</p>
<p>Kalau anak-anak tenang, tentram dan damai; orangtua bisa ganti beristirahat atau membaca Quran. Kadang, jika tidak mampu me <em>manage</em> emosi, saat anak-anak berulah dan bertengkar, hilang sudah kesabaran dan pahala puasa kita. [ ]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=50&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/catatan-ramadhan-yang-unik-mengesankan-mengesalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/ramadhan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ramadhan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bedah Buku Takhta Awan di Museum Mpu Tantular Sidoarjo &amp; Launching FLP Sidoarjo, Minggu 14 Agustus 2011</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/bedah-buku-takhta-awan-di-museum-mpu-tantular-sidoarjo-launching-flp-sidoarjo-minggu-14-agustus-2011/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/bedah-buku-takhta-awan-di-museum-mpu-tantular-sidoarjo-launching-flp-sidoarjo-minggu-14-agustus-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 03:37:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda FLP Cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Sinta Yudisia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Bedah Buku Takhta Awan di Museum Mpu Tantular Sidoarjo &#38; Launching FLP Sidoarjo, Minggu 14 Agustus 2011 (Catatan Sinta Yudisia) Waaau! {Ramadhan 3 pekan lalu…akibat kesibukan baru sempat terpublish J} Senang sekali melihat semangat peserta yang ingin mendaftar dn bergabung dengan FLP Sidoarjo. Dari perkiraan tak sampai 100 orang yang hadir, peserta bisa mencapai lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=48&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;">Bedah Buku Takhta Awan di Museum Mpu Tantular Sidoarjo &amp; Launching FLP Sidoarjo, Minggu 14 Agustus 2011</h2>
<p style="text-align:center;">(Catatan Sinta Yudisia)</p>
<p>Waaau! {Ramadhan 3 pekan lalu…akibat kesibukan baru sempat terpublish J}</p>
<p>Senang sekali melihat semangat peserta yang ingin mendaftar dn bergabung dengan FLP Sidoarjo. Dari perkiraan tak sampai 100 orang yang hadir, peserta bisa mencapai lebih dari seratus orang. Ternyata Sidoarjo tidak hanya dikenal lewat Lumpur Lapindo, tapi juga semangat anak-anak, guru, orangtua, remaja bahkan TKW untuk bergabung dan berkiprah bersama FLP.</p>
<p>FLP tempat kita berbagi ilmu, berbagi cerita. Jika di tempat lain cerita hanya dituturkan lewat lisan, maka di FLP kita belajar menorehkan sesuatu yang lebih abadi jejaknya : tulisan. Mereka yang ingin bergabung di FLP ada yang memang benar-benar masih baru sekali dan melontarkan pertanyaan : bagaimana sih memulai menulis? Tetapi ada pula yang telah menghasilkan karya tulis, ingin lebih menajamkan pena dan tahu lebih jauh seperti apa jatuh bangun di dunia literasi.</p>
<p><span id="more-48"></span></p>
<p><strong>Niat dan segmen pasar : mungkinkah?</strong></p>
<p>Setiap penulis ingin karyanya best seller. Bicara best seller berarti karya kita dibaca banyak orang, disukai dan dibicarakan banyak orang. Tapi berarti kita harus menulis sesuai selera pasar. Padahal niat kita menulis untuk dakwah, menebar kebaikan, bukan sekedar selera pasar.</p>
<p>Mungkinkah niat baik dan selera pasar bersambut?</p>
<p>Jawabannya : ada di motivasi menulis yang disampaikan mas Haikal Hira Habibillah , ex ketua FLP Jatim.</p>
<p>Mas Haikal mendorong agar penulis dan calon penulis memulai niat yang baik karena Allah SWT untuk menebar kebaikan. Niat yang baik ini akan membuat orang terus bersemangat, nggak peduli karyanya ditolak dan dikritik sana sini. Coba, kalau ia nggak punya niat baik, sekali dikritik langsung melempem : ya udah deeeh…aku nggak Bakat nulis!</p>
<p>Dengan niat baik, kritik akan menjadi lecutan semangat yang luar biasa.</p>
<p>“Gimana sih nulis yang baik, yang mengalir supaya ceritaku tidak terkesan menggurui? Gimana ya cara menceritakan suka duka gadis berjilbab, tapi cerita ini harus renyah dan cair, jadi gak hanya bisa dinikmati remaja masjid tapi juga remaja gaul lainnya?”</p>
<p>Niat yang baik akan membuat penulis terus menerus memperbaiki diri sehingga dakwah tulisannya yang semula kaku dan dogmatis, berubah menjadi cerita indah yang memikat. Tetap ada kisah cinta, tetap ada ayat Quran atau hadits yang diselipkan, tetap ada nuansa masjid…tetapi di tangan penulis yang tidak kapok belajar, kisah yang tadinya remeh temeh jadi terasa waaaauw….memikat banget. Banyak lho anak FLP yang mulai mahir menulis apapuh kisah hikmah dalam kehidupan ini . Mereka ingin mendakwahkan nilai2 kehidupan : tentang bagaimana guru jangan sok kuasa, tentang bagaimana cara murid gokil tapi sopan mengkritik sistem sekolah, tentang  bagaiman menyikapi virus Merah Jambu. Bahkan ada adik FLP yang mulai berani menulis tema-tema yang tabu seperti kehidupan gay!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pertanyaan seputar TAKHTA AWAN</strong></p>
<p>Ada cara baru panitia untuk mengumpulkan pertanyaan peserta.</p>
<p>Biasanya peserta dipersilakan angkat tangan, dapat doorprize. Sekarang peserta yang berkenan bertanya dipersilakan menulis di kertas kecil, dikumpulkan, dipilih mana yang menarik. Banyak sekali pertanyaan menarik. dibawah ini beberapa di antaranya.</p>
<ul>
<li>mengapa mb Sinta banyak cerita tentang Persia padahal sedang membahas Takudar (Mongolia)?</li>
<li>setau saya Takudar ádalah orang Majusi, salah satu dari 8 sahabat Jenghiz Khan. Majapahit pernah mengalahkan Mongolia, terbukti punya tanah di Mongolia!</li>
<li>mengapa harus Mongolia? Bukan yang lain?</li>
<li>saya bisa menulis, sudah menulis beberapa buku. Terus saya harus ngapain?</li>
<li>masih banyak yang lain&#8230;.pertanyaannya harus dijawab di kelas Menulis FLP Sidoarjo!</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menulis Mongolia atau sejarah suatu bangsa (misal Indonesia) tidak hanya perlu menggali ttg Indonesia sja tapi harus yg berkaitan dgn negeri tersebut. Belanda, Jepang, Portugis, Malaysia, Singapura pastilah terkait. Mongolia terkait dengan wilayah2 Islam salah satunya Persia. Ttg  Takudar yang penganut Majusi, mungkin saja. Sebab Mongolia menganut paham sama seperti orang2 Indian yang memberikan nama anak2nya berdasar peristiwa alam atau perlambang kehebatan. Banyak anak diberikan nama Altai (keemasan) atau Bataar (pahlawan). Nama Takudar bisa jadi pernah digunakan sebelum dan sesudah Takudar Muhamamad Khan. Yang saya tuliskan adalah Takudar yang sezaman dengan Kubilai Khan.</p>
<p>Mengapa Mongolia?</p>
<p>Itulah yang menimbulkan keingintahuan. Seorang penulis menulis karena ingin tahu, karena tidak tahu atau karena ia banyak tahu. Saya ingin sekali tahu lebih banyak tentang Mongolia dan para pahlawan muslimnya, makanya saya menuliskan tentang Takudar. Takudar itu bukan satu-satunya bangsawan Mongolia yang Muslim lho! Masih ada Baraka Khan, Ananda Khan. Banyak sekali mutiara sejarah kepahlawanan Islam yang belum terkuak dan belum dituliskan.</p>
<p>Tentang bagaimana memilih diksi, menulis yan gbik, kemana harus bergabung, apa yang dilakukan setelah selesai menulis&#8230;..bergabunglah bersama FLP!</p>
<p>Go FLP Sidoarjo!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/319571_2001949884768_1124192743_31795981_1212970081_n.jpg" alt="" />mb heni paling kiri mas haikal konf pres</p>
<p><img src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/303656_2001953724864_1124192743_31795982_1424823661_n.jpg" alt="" />ilma, sinta yudisia, suci ys, shabrina.. Alhamdulillah&#8230;copy drat!</p>
<p><img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/314736_2001955124899_1124192743_31795983_158583183_n.jpg" alt="" />pesertaa yg melebihi target!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=48&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/18/bedah-buku-takhta-awan-di-museum-mpu-tantular-sidoarjo-launching-flp-sidoarjo-minggu-14-agustus-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/319571_2001949884768_1124192743_31795981_1212970081_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/303656_2001953724864_1124192743_31795982_1424823661_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/314736_2001955124899_1124192743_31795983_158583183_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Diet Televisi</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/diet-televisi/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/diet-televisi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 02:59:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Adam Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Diet Televisi Oleh: Adam Muhammad Tanyakanlah kepada orang yang memiliki tubuh kurus, kering kerontang tentang apa yang diinginkannya dalam hidup ini? Niscaya ia akan menjawab bahwa yang diidam-idamkan dia dari dulu adalah memiliki tubuh yang sehat, gemuk dan subur. Namun sekali lagi tanyakan hal yang sama kepada orang yang bertumbuh tambun maka niscaya ia akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=45&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">Diet Televisi</p>
<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">Oleh: Adam Muhammad</p>
<p align="JUSTIFY">Tanyakanlah kepada orang yang memiliki tubuh kurus, kering kerontang tentang apa yang diinginkannya dalam hidup ini? Niscaya ia akan menjawab bahwa yang diidam-idamkan dia dari dulu adalah memiliki tubuh yang sehat, gemuk dan subur. Namun sekali lagi tanyakan hal yang sama kepada orang yang bertumbuh tambun maka niscaya ia akan menjawab bahwa hal yang paling diingininya adalah memiliki tubuh yang lebih kurus sehingga dia bisa bergerak dengan lebih leluasa.</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/tv.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-46" title="tv" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/tv.jpg?w=519" alt=""   /></a>Selalu saja begitu. Wong namanya juga manusia. Rumput tetangga selalu nampak lebih hijau meski rumputnya sendiri pun sudah amat hijau. Permasalahan dari kedua orang di atas adalah tentang diet makanannya. Maka kalau kedua orang di atas diet makannya bagus, maka insyaallah keadaan mereka akan menjadi seimbang. Tidak terlalu kurus dan juga tidak terlalu gemuk.</p>
<p align="JUSTIFY">Kalau selama ini banyak dari kita yang sibuk mengurusi badan ini. Sibuk diet ini dan diet itu, maka seberapa banyakkah dari kita yang mencoba untuk melakukan diet demi jiwa kita. Jiwa kita juga laksana tubuh yang juga memerlukan asupan gizi. Kalau terlalu banyak asupan ”makanan” buruk maka menjadi buruklah jiwa kita. Begitu juga sebaliknya jika ”makanan” baik yang sering kita makan maka menjadi baik pula jiwa kita.</p>
<p align="JUSTIFY"><span id="more-45"></span>”makanan” jiwa kita memang dapat kita ambil dari beraneka ragam sumber. Mulai dari dengan siapa kita bergaul, buku, televisi dan lain sebagainya. Tulisan ini hanya memfokuskan diri kepada salah satu ”makanan” jiwa masa kini yang amat digandrungi oleh masyarakat yakni Televisi. Coba saja tengok keadaan masyarakat di sekeliling rumah anda. Nyaris semua rumah terdapat televisi bukan? Begitulah televisi telah menjelma menjadi sebuah idola bagi semua kalangan mulai dari yang kecil, remaja bahkan hingga kakek nenek.</p>
<p lang="sv-SE" align="JUSTIFY">Namun sungguh miris, tayangan televisi sekarang sudah amat jauh dari mendidik. Lihatlah acara-acara televisi sekarang. Mulai dari kekerasan, percintaan, sinetron yang nggak sehat, mistik dan aneka acara yang amat tidak mendidik. Bahkan akhir-akhir ini mulai marak ajang pencarian bakat. Pencarian bakat yang bahkan disiarkan enam jam nonstop. Mulai dari jam 6 malam hingga jam 12 tengah malam. Wah sungguh gawat bukankah itu adalah jam yang sangat ideal bagi keluarga untuk bercengkrama dan ajang mendalami ilmu.</p>
<p lang="sv-SE" align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">Maka sudah selayaknya sekarang waktunya bagi kita untuk ”berdiet televisi”. Maksud saya adalah jangan asal nonton tv. Pilih dan pilahlah acara yang bergizi terutama buat anak-anak kita. Temanilah dan bimbing anak kita ketika menonton televisi. Kasihanilah jiwa kita. Berilah jiwa ini hanya ”makanan-makanan” yang penuh gizi. Sadarlah ada banyak hal yang bisa kita lakukan kalau kita mengurangi waktu kita memeloti televisi. Kita bisa berdiskusi, belajar bersama anak serta hal-hal lain yang jauh lebih bermanfaat daripada hanya sekedar menonton sinetron.</p>
<p align="JUSTIFY">Tidak harus kemudian membanting televisi atau menjual tv anda segera memang, namun satu hal yang lebih penting untuk kita lakukan adalah ”diet televisi” . lalu tunggu apa lagi? Segera susun jadwal dan pilahlah acara-acara televisi itu. Dan mari nikmati hidup dengan kondisi jiwa yang lebih sehat. [ ]</p>
<p align="JUSTIFY">Tulisan ini pernah dimuat di harian Surya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=45&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/diet-televisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/tv.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tv</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pameran Buku di Kota Kecil</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/pameran-buku-di-kota-kecil/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/pameran-buku-di-kota-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 02:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Adam Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Pameran Buku di Kota Kecil Oleh: Adam Muhammad Pameran mungkin sudah menjadi sesuatu yang lazim di jaman sekarang. Mulai dari pameran otomotif, elektronik, mebel, rumah, buku, lukisan dan aneka pameran lainnya. Terlebih bagi mereka yang tinggal di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, pameran bisa saja tersaji setiap pekannya. Dulu ketika saya masih berada di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=42&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;" lang="id-ID" align="JUSTIFY">Pameran Buku di Kota Kecil</p>
<p style="text-align:center;" lang="id-ID" align="JUSTIFY">Oleh: Adam Muhammad</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">Pameran mungkin sudah menjadi sesuatu yang lazim di jaman sekarang. Mulai dari pameran otomotif, elektronik, mebel, rumah, buku, lukisan dan aneka pameran lainnya. Terlebih bagi mereka yang tinggal di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, pameran bisa saja tersaji setiap pekannya.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/pameran-buku1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-43" title="pameran buku1" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/pameran-buku1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Dulu ketika saya masih berada di Jakarta, ada suatu kepuasan batin yang berbeda ketika suatu pameran buku dihelat. Saya yang memang hobi sekali membaca merasa seperti raja yang dimanjakan dengan aneka buku yang ditawarkan. Dan tentu saja yang membuat saya sangat bahagia adalah discount yang diberikan oleh para penerbit. Memang sebuah pameran buku adalah ajang promosi yang bagus bagi para penerbit. Di pameran buku inilah buku-buku yang sudah “nggak begitu laku” diobral, buku-buku baru diperkenalkan dengan discount. Pendek kata sebuah pameran buku adalah ajang paling tepat bagi seorang maniak pembaca untuk menghabiskan uang tabungannya.</p>
<p align="JUSTIFY"><span id="more-42"></span>Kemudian pindahlah saya ke sebuah kota kecil, Jombang Jawa Timur . Dan memang keadaan yang berbeda sangat nampak apabila kita hidup di kota kecil. Ketika awal pindah saya mencoba bertanya kepada teman-teman baru saya tentang pameran buku. Ternyata jawabannya sungguh sangat mengejutkan saya. Pameran buku itu belum pernah diadakan di kota jombang. “Waah parah amat” begitu pikir saya. Bukan hanya itu saja ternyata sebagian masyarakat di sini masih menganggap bahwa pameran buku itu hanyalah buat anak-anak sekolah. Jadi pikir mereka yang disebut pameran buku itu ya pameran buku sekolah. Nah kalau buku sekolah dapat dibeli di koperasi sekolah buat apa diadakan pameran buku.</p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">Sempat terpikir oleh saya ketika itu bahwa mungkin minat baca masyarakat jombang memang rendah. Hingga para event organizer pameran buku enggan mengadakan pameran buku di kota ini. Namun tahun 2007 yang lalu ada angin segar yang menghampiri saya dan masyarakat penggila buku di jombang. Sebuah event organizer “Bukabuku” mengadakan pameran buku selama seminggu yang diadakan di gedung olahraga Jombang. Ketika tersiar kabar adanya pameran buku tersebut, saya merasa sangat senang tapi juga agak khawatir. Apakah akan ada peminatnya? Namun dalam hati kecil saya berharap pameran buku ini akan sukses. Dan ternyata luar biasa! Animo masyarakat Jombang terhadap pameran itu sangat tinggi. Selama pameran diadakan tercatat pengunjung selalu padat. Suatu hal yang sangat melegakan hati.</p>
<p align="JUSTIFY">Nah kesuksesan pameran buku di tahun 2007 kemarin menyembulkan optimisme dalam diri saya ternyata para penggila buku di kota ini ternyata amatlah banyak. Dan sebentar lagi mulai tanggal 30 April hingga 5 Mei 2008 akan diadakan Islamic Book Fair yang digagas oleh “Syaaka Organizer”. Kembali saya senang dan ingin membuktikan kesuksesan pameran buku di kota ini. Maksud saya kesuksesan pameran buku di tahun 2007 kemarin itu apakah memang dari banyaknya penggila buku di kota ini atau hanya terjadi karena penasaran masyarakat mengingat pameran seperti ini baru pertama kali diadakan. Semoga kelak setelah pameran itu selesai saya masih punya kesempatan untuk berbagi dengan anda. Terakhir dalam hati kecil saya kembali saya berdo’a kesuksesan pameran buku ini. Demi menyebarnya virus keranjingan membaca di kalangan masyarakat sehingga bangsa ini menjadi lebih baik. Semoga. [ ]</p>
<p align="JUSTIFY">Tulisan ini pernah dimuat di harian Surya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=42&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/pameran-buku-di-kota-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/pameran-buku1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pameran buku1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sensasi Kebangsaan</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/sensasi-kebangsaan/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/sensasi-kebangsaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 02:51:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Adam Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Sensasi Kebangsaan Oleh: Adam Muhammad Kenalkah anda dengan nama-nama ini: Markis Kido, Simon Santoso, Maria Kristin, Vita Marissa atau Adriyanti firdasari? Bagaimana dengan nama-nama ini: Icuk Sugiarto, Liem swie king, Harianto Arbi, Susi Susanti, atau Mia Audina? Nama-nama yang disebutkan belakangan saya yakin semua kita amat mengenalnya. Namun dengan nama-nama awal saya tidak yakin rakyat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=39&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">Sensasi Kebangsaan</p>
<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">Oleh: Adam Muhammad</p>
<p align="JUSTIFY">Kenalkah anda dengan nama-nama ini: Markis Kido, Simon Santoso, Maria Kristin, Vita Marissa atau Adriyanti firdasari? Bagaimana dengan nama-nama ini: Icuk Sugiarto, Liem swie king, Harianto Arbi, Susi Susanti, atau Mia Audina? Nama-nama yang disebutkan belakangan saya yakin semua kita amat mengenalnya. Namun dengan nama-nama awal saya tidak yakin rakyat Indonesia mengenal nama mereka dengan baik. Apalagi jika anda bertanya kepada anak-anak muda jaman sekarang manakah yang lebih mereka kenal antara Bambang Pamungkas dengan Hendra Setiawan?</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/gandaputera100509-3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-40" title="gandaputera100509-3" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/gandaputera100509-3.jpg?w=300&#038;h=203" alt="" width="300" height="203" /></a>Entahlah rasa-rasanya bangsa ini memang sedang mulai kehilangan jati dirinya. Bangsa ini sedang bingung. Bingung membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Krisis yang melanda Indonesia ternyata tidak hanya tentang moneter, tapi merembet ke bidang-bidang lain. Bahkan para ulama negeri ini sudah merasa ngeri dengan menurunnya moral bangsa ini.</p>
<p align="JUSTIFY">Dahulu kita merasa amat bangga menjadi bangsa Indonesia. Kita adalah Negara yang swasembada pangan. Negara-negara tetangga seperti Malaysia pun belajar kepada bangsa ini. Dalam event SEA GAMES, Indonesia seringkali bertengger di puncak perolehan medali. Apalagi dengan cabang olahraga bulu tangkis, rasa-rasanya bangsa ini menjadi rajanya. Yaa…memang masih ada China yang selalu bergantian menggondol piala Thomas dan Uber.</p>
<p align="JUSTIFY"><span id="more-39"></span>Namun kini apa yang terjadi dengan bangsa ini. Jangankan di ajang Olimpiade, di ajang SEA GAMES pun kini kita tertinggal jauh dari Thailand. Bulu tangkis yang dulu menjadi kebanggaan kita untuk berbicara di level internasional pun mulai tersaingi oleh pebulu tangkis Negara lain. Sony Dwi Kuncoro pebulutangkis andalan kita hanya menempati ranking 7 dunia.</p>
<p align="JUSTIFY">Parahnya bangsa ini lebih senang dengan sepakbola. Anggaran milyaran dikucurkan untuk menggairahkan dari pertandingan ke pertandingan meskipun prestasi timnas sepakbola kita belum bisa banyak bicara. Bukannya saya tidak suka sepakbola bahkan saya sangat menggandrunginya. Tetapi tentu kita akan lebih arif bila mendahulukan prioritas olahraga yang sudah jelas-jelas punya prestasi. Lihatlah Brazil, sepakbolanya begitu perkasa tetapi bagaimana bulutangkisnya?</p>
<p align="JUSTIFY">Belum terlambat. Kini kita menjadi tuan rumah ajang pertandingan bulutangkis paling bergengsi Thomas dan Uber Cup. Saatnya kita dukung bersama tim Thomas dan Uber kita. Dengan materi, teriakan di stadion atau dengan berdo’a. Nikmatilah degup jantung yang berdebar mengikuti tim kita berlaga. Nikmatilah sensasi kebangsaan ini. Saatnya bulu tangkis Indonesia berjaya kembali. [ ]</p>
<p align="JUSTIFY">Tulisan ini pernah dimuat di harian Surya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=39&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/sensasi-kebangsaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/gandaputera100509-3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gandaputera100509-3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Mutilasi</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/wisata-mutilasi/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/wisata-mutilasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 02:47:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Adam Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Wisata Mutilasi Oleh: Adam Muhammad Kota Jombang yang adem ayem tiba-tiba menghiasi aneka media massa. Mulai dari Koran, majalah, tabloid, radio, televisi bahkan juga di dunia maya. Semua itu tidak lain dikarenakan salah seorang warganya membikin heboh jagat Indonesia. Ryan begitu nama lelaki yang menghebohkan itu. Seorang lelaki homoseksual yang dengan sadis menghabisi sebelas nyawa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=35&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">Wisata Mutilasi</p>
<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">Oleh: Adam Muhammad</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/kerta.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-36" title="kereta kelinci" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/kerta.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>Kota Jombang yang adem ayem tiba-tiba menghiasi aneka media massa. Mulai dari Koran, majalah, tabloid, radio, televisi bahkan juga di dunia maya. Semua itu tidak lain dikarenakan salah seorang warganya membikin heboh jagat Indonesia. Ryan begitu nama lelaki yang menghebohkan itu. Seorang lelaki homoseksual yang dengan sadis menghabisi sebelas nyawa anak adam. Bahkan dia pun dengan tega memotong-motong salah satu korbannya. Sungguh perbuatan yang mengerikan.</p>
<p align="JUSTIFY">Namun ternyata kehebohan pembunuhan berantai ini pelan-pelan menjadi semacam tontonan bagi masyarakat luas. Entah dengan alasan apa mereka berbondong-bondong mendatangi rumah si Ryan. Ada yang datang ke sana hanya sekedar ingin tahu lokasi pembantaian itu, ada yang penasaran apakah ada lagi korban yang ditemukan, ada yang geram melihat kelakuan Ryan hingga ingin melihatnya dari dekat.</p>
<p align="JUSTIFY"><span id="more-35"></span>Pendek kata beragam alasan orang mendatangi desa Maijo kecamatan Tembelang Jombang itu. Bahkan sejak mencuatnya kasus Ryan di media massa, yang bahkan hampir tiap hari kita disodori informasi tentang Ryan membuat masyarakat luar Jombang juga berbondong-bondong ke sana.</p>
<p align="JUSTIFY">Rumah Ryan pun nampak seperti tempat wisata saja. Dari desa tempat saya tinggal yang jaraknya sekitar 10 KM dari tempat Ryan pun masyarakatnya berbondong-bondong ke sana. Bahkan kereta kelinci menjadi transportasi menarik bagi masyarakat yang ingin pergi ke desa Ryan hanya dengan membayar Rp 5.000. Dan jangan pula kaget kalau anda datang ke sana parkir sepeda motor pun melambung hingga Rp 4.000. Hitung-hitung plus tiket masuk. Persis seperti tempat wisata bukan?</p>
<p align="JUSTIFY">Saya jadi teringat ketika dulu terjadi bencana tsunami menerjang Aceh, awalnya memang informasi itu begitu menyentuh namun lama kelamaan bencana tsunami Aceh pun menjadi tempat wisata bencana. Dan tengok saja beberapa bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia beberapa saat yang lalu juga menjadi semacam “Wisata Bencana”.</p>
<p align="JUSTIFY">Kini “Wisata Mutilasi” juga muncul di permukaan. Saya hanya berharap masyarakat peka terhadap masalah bencana dan kejahatan. Semoga informasi yang dihadirkan media massa itu tidak digunakan hanya sebagai informasi hiburan. Informasi-informasi itu sudah selayaknya menjadikan masyarakat lebih tahu mengenai seluk beluk dunia ini dan menjadikannya pelajaran bagi mereka. Informasi-informasi itu juga selayaknya menjadikan peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada.</p>
<p align="JUSTIFY">Terakhir, sebagai warga Jombang saya cukup prihatin dengan mencuatnya hal negatif yang muncul dari kasus Ryan. Namun begitulah Jombang dari dulu memang banyak memunculkan tokoh-tokoh yang menghiasi Indonesia. Mulai dari yang baik hingga yang buruk. Sebut saja KH. Hasyim Asy’ari, EMHA Ainun Najib dan tokoh-tokoh lainnya. Ya begitulah Jombang cocok dengan namanya. Jombang, kombinasi dari <em>ijo</em> dan <em>abang</em>. [ ]</p>
<p align="JUSTIFY">Tulisan ini pernah dimuat harian Surya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=35&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/wisata-mutilasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/kerta.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kereta kelinci</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>17 Agustusan Tanpa Panjat Pinang</title>
		<link>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/17-agustusan-tanpa-panjat-pinang/</link>
		<comments>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/17-agustusan-tanpa-panjat-pinang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 02:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Official Site of FLP Jawa Timur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom Adam Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flpjatim.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[17 Agustusan Tanpa Panjat Pinang Oleh: Adam Muhammad Panjat pinang yang menjadi lomba sangat menarik bagi masyarakat di setiap merayakan kemerdekaan RI tiba-tiba disarankan oleh wakil presiden RI untuk tidak dilakukan. Pak wakil presiden khawatir panjat pinang memiliki filosofi negatif yang berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat. Sungguh luar biasa pak wakil presiden kita saat ini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=32&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">17 Agustusan Tanpa Panjat Pinang</p>
<p style="text-align:center;" align="JUSTIFY">Oleh: Adam Muhammad</p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/panjat-pinang.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-33" title="panjat pinang" src="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/panjat-pinang.jpeg?w=519" alt=""   /></a>Panjat pinang yang menjadi lomba sangat menarik bagi masyarakat di setiap merayakan kemerdekaan RI tiba-tiba disarankan oleh wakil presiden RI untuk tidak dilakukan. Pak wakil presiden khawatir panjat pinang memiliki filosofi negatif yang berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat. Sungguh luar biasa pak wakil presiden kita saat ini, hingga masih sanggup menanggapi hal-hal seperti panjat pinang.</p>
<p align="JUSTIFY"> Entah karena saran dari pak wakil presiden atau karena kurangnya dana, di daerah saya pun tak terdengar lomba ini diadakan warga. Padahal di tahun-tahun sebelumnya selalu saja saya mendengar lomba yang sangat menarik ini.</p>
<p align="JUSTIFY"> Saya teringat lomba panjat pinang biasanya sangat ramai dinikmati oleh masyarakat. Para peserta membentuk beberapa kelompok untuk saling bekerjasama menggapai hadiah yang bergelantungan di atas pohon. Adegan semakin seru manakala para peserta berjatuhan dari pohon karena licinnya pohon itu. Maklum si pohon sudah dilumuri dengan <em>gajih </em> atau bahkan terkadang oli bekas. Para penonton pun terpingkal-pingkal melihat tubuh para peserta hitam legam berlepotan oli. Bahkan terkadang tanah di bawah pohon pinang itu diberi air hingga membuat tanahnya basah dan menambah kotor tubuh para peserta.</p>
<p align="JUSTIFY"><span id="more-32"></span>Perlombaan belum juga membosankan. Sorak-sorai penonton menyemangati para peserta untuk segera mengambil hadiah yang bergelantungan. Dan akhirnya salah seorang peserta mampu naik ke atas serta mengambil berbagai macam hadiah. Penonton berteriak senang. Kelompok pemenang kemudian saling berbagi hadiah yang didapatkan mereka. Tidak ada rasa saling iri disana. Mereka membaginya dengan perasaan saling ikhlas. Kelompok lain pun tidak terus marah-marah karena tidak mendapat hadiah. Mereka sadar bahwa panjat pinang hanyalah perlombaan biasa. Perlombaan yang ada menang juga ada kalah. Bahkan mereka pun bangga karena dengan perlombaan ini mereka merasa dapat mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p align="JUSTIFY">Itulah yang saya herankan. Mengapa keinginan masyarakat untuk menggelar perlombaan panjat pinang sampai disarankan tidak untuk dilakukan. Mungkin pak wakil presiden khawatir akan terjadi tawuran antar kelompok yang dipicu kalahnya suatu kelompok. Mengingat banyaknya warga Indonesia yang tidak terima dengan kalahnya kandidat mereka dalam pemilihan daerah.</p>
<p align="JUSTIFY">Saya berharap pak wakil presiden memahami keinginan masyarakat untuk menyemarakkan hari kemerdekaan ini dengan berbagai lomba. Semoga saja tidak ada lagi saran untuk menghentikan lomba-lomba lain. Kalau ini terjadi ke depan kita tidak akan menyaksikan lomba-lomba legendaris yang hanya terjadi di Indonesis seperti balap karung, makan krupuk, balap kelereng dan sebagainya.</p>
<p align="JUSTIFY">Kalau lomba-lomba itu juga disarankan untuk tidak dilombakan, apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk menyemarakkan hari kemerdekaan bangsa ini? Apalagi PLN pun menyarankan kepada masyarakat untuk tidak banyak menghiasi kampungnya dengan lampu yang berwarna-warni. Alasannya Negara sedang kekurangan energi. Kalau sudah begini apa lagi bentuk nasionalisme kita dalam merayakan hari kemerdekaan bangsa ini? [ ]</p>
<p align="JUSTIFY">Tulisan ini pernah dimuat di Harian Surya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flpjatim.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flpjatim.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flpjatim.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flpjatim.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/flpjatim.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/flpjatim.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/flpjatim.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/flpjatim.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flpjatim.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flpjatim.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flpjatim.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flpjatim.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flpjatim.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flpjatim.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flpjatim.wordpress.com&amp;blog=27046705&amp;post=32&amp;subd=flpjatim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flpjatim.wordpress.com/2011/09/17/17-agustusan-tanpa-panjat-pinang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5ba647cd3de7ad82f2ff22ee05e3bbb6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">flpjatim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://flpjatim.files.wordpress.com/2011/09/panjat-pinang.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">panjat pinang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
