Siapakah Lutfi Hakim, ketua FLP Jawa Timur yang baru?

2 Comments

Siapakah Lutfi Hakim, Ketua FLP Jawa timur yang baru

oleh: Sinta Yudisia

Saya mengenal Lutfi pertama kali di Muswil II FLP Jatim, Agustus 2008. Waktu itu kami belum begitu dekat karena baru pertama kali bertemu. Ia dipilih memimpin siding dan saya bertanya-tanya : siapa sosok imut, muda dan low profile di depan kami? Saya malaah lebih dekat dengan ustadz Achmad Fathoni, salah seorang tokoh Tebuireng J yang juga berasal dri Jombang.

Segera saja kehadirannya menyita perhatian seluruh anggota sidang sebab pembawannya cool, kalem tapi joke nya mematikan!

Lutfi Hakim. Siapa dia?

Kalau anda diganggu oleh SMS online karya-karya FLP, berita dukcita, berita si X muncul di TV, si Y memunculkan karya baru dst lalu di belakangnya tertulis…Go FLP!, bisa dipastikan anda tengah menerima SMS dari Lutfi Hakim alias Adam Muhammad alias Jarwil FLP Pusat.

Anda mungkin akan bertanya : mana sih karya Lutfi kok dia terlpilih sebagai ketua Jatim?

More

Advertisements

Catatan Ramadhan : yang Unik, Mengesankan, Mengesalkan

Leave a comment

Catatan Ramadhan : yang Unik, Mengesankan, Mengesalkan

Oleh: Sinta Yudisia

 Masih ingat ramadhan tahun lalu?

Sebagian memory kita masih merekam apa-apa yang terjadi setahun silam, tetapi ada juga yang hilang dari ingatan. Saya pribadi masih ingat baju apa yang kami sekeluarga kenakan, sebab memang ada foto keluarga bersama saat menikmati hari raya di Tegal. Ramadhan selalu meninggalkan jejak mengesankan dari waktu ke waktu. Sayang sekali, banyak harapn dan target-target tak tercapai sesuai harapan kita. Akankah tahun ini berlalu sama seperti waktu lampau?

 

Quran yang Hilang

Ini bukan kata kiasan.

Saya suka membawa Quran kemana-mana : ke acara, ke kampus, ke lab.psikologi, dsb. Harapannya, saya bisa membaca Quran sewaktu ada jeda atau saat mengulang hafalan dan ada yang lupa, bisa membuka sesegera mungkin. Celakanya….saya orang yang banyak lupa! Entah sudah berapa kali beli Quran. Warna coklat, hijau, abu-abu, merah, biru; yang tanpa terjemahan atau ada terjemahan; yang besar atau yang kecil.

More

Bedah Buku Takhta Awan di Museum Mpu Tantular Sidoarjo & Launching FLP Sidoarjo, Minggu 14 Agustus 2011

1 Comment

Bedah Buku Takhta Awan di Museum Mpu Tantular Sidoarjo & Launching FLP Sidoarjo, Minggu 14 Agustus 2011

(Catatan Sinta Yudisia)

Waaau! {Ramadhan 3 pekan lalu…akibat kesibukan baru sempat terpublish J}

Senang sekali melihat semangat peserta yang ingin mendaftar dn bergabung dengan FLP Sidoarjo. Dari perkiraan tak sampai 100 orang yang hadir, peserta bisa mencapai lebih dari seratus orang. Ternyata Sidoarjo tidak hanya dikenal lewat Lumpur Lapindo, tapi juga semangat anak-anak, guru, orangtua, remaja bahkan TKW untuk bergabung dan berkiprah bersama FLP.

FLP tempat kita berbagi ilmu, berbagi cerita. Jika di tempat lain cerita hanya dituturkan lewat lisan, maka di FLP kita belajar menorehkan sesuatu yang lebih abadi jejaknya : tulisan. Mereka yang ingin bergabung di FLP ada yang memang benar-benar masih baru sekali dan melontarkan pertanyaan : bagaimana sih memulai menulis? Tetapi ada pula yang telah menghasilkan karya tulis, ingin lebih menajamkan pena dan tahu lebih jauh seperti apa jatuh bangun di dunia literasi.

More

FLP Mengajari, Mendidik, Membantuku Menjadi Penulis Seperti Sekarang

Leave a comment

FLP Mengajari, Mendidik, Membantuku Menjadi Penulis Seperti Sekarang (Sinta Yudisia)

            

Seperti yang sudah lazim diketahui orang. Bakat 1 %, sisanya kerja keras. Menjadi penulis pun begitu. Banyak orang bertanya : saya gak punya bakat tapi suka nulis, bagaimana caranya? Sama seperti para penulis lain, saya pun kebingungan. Gimana sih cara nulis yang baik, yang bisa tembus media, yang memberi kesan mendalam pada pembaca? Saya emang suka nulis, tapi kan cuma diary. Trus corat coret di kertas atau buku bekas. Waktu itu masih ada majalah Annida. Rasanya pasti…..bangga kalau nama kita dan cerpen tertera di situ. Bangga bahwa dalam hidup ini, jejak kita, pemikiran, memberi manfaat buat orang lain. Harap-harap cemas, saya rajin mengirim ke Annida baik cerpen ataupun lomba. Alhamdulillah menang 2x, beberapa cerpen pun dimuat. Lalu sesudahnya? Timbul pertanyaan-pertanyaan. Mending nulis kumpulan cerpen atau kirim cerpen-cerpen ke majalah/media? Mending nulis puisi? Mending nulis novel? Mending nulis non fiksi atau fiksi? Sebetulnya…..saya itu bisanya nulis apa siiiiih?

More